i

jenis organisasi perusahaan

Definisi dan Pengertian Organisasi Perusahaan

Organisasi perusahaan atau sering disebut juga sebagai korporasi merupakan suatu wadah untuk mengelola bisnis atau kegiatan usaha yang dijalankan oleh satu atau lebih orang. Organisasi perusahaan juga bisa diartikan sebagai kelompok orang atau individu yang bekerja sama dan berorganisasi untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Dalam bahasa Inggris, organisasi perusahaan dikenal dengan istilah corporation atau enterprise.

Organisasi perusahaan memiliki struktur yang terdiri dari beberapa lini manajemen, mulai dari tingkat direktur hingga staf lini. Setiap lini manajemen memiliki tanggung jawab masing-masing dan harus saling bekerjasama untuk mencapai tujuan bisnis yang disepakati bersama.

Organisasi perusahaan memiliki tujuan utama untuk mencari keuntungan finansial, namun juga harus mempertimbangkan tujuan sosial dan lingkungan. Oleh karena itu, organisasi perusahaan harus mengedepankan etika bisnis dan tanggung jawab sosial demi memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan (stakeholders) yang ada.

Banyak jenis organisasi perusahaan yang berbeda-beda, tergantung pada struktur bisnis yang dijalankan. Beberapa jenis organisasi perusahaan yang umum ditemukan di Indonesia antara lain perusahaan perseorangan, perusahaan partnership, perusahaan perseroan terbatas, dan perusahaan terbuka.

Jenis-Jenis Organisasi Perusahaan Berdasarkan Sumber Kepemilikan

Perusahaan adalah suatu badan usaha yang bertujuan untuk menghasilkan keuntungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun, dalam menciptakan sebuah perusahaan, terdapat beberapa hal yang harus dipertimbangkan, salah satunya adalah sumber kepemilikan perusahaan. Berikut ini adalah beberapa jenis-jenis organisasi perusahaan berdasarkan sumber kepemilikan:

1. Perusahaan Milik Negara

Perusahaan milik negara atau BUMN merupakan perusahaan yang memiliki kepemilikan saham mayoritas oleh pemerintah. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan perekonomian nasional, serta memberikan pelayanan publik yang aman dan terjangkau. Ursahaan milik negara memiliki berbagai macam bidang usaha, seperti keuangan, energi, pertanian, dan transportasi.

2. Perusahaan Milik Swasta

Perusahaan milik swasta adalah perusahaan yang kepemilikan sahamnya dimiliki oleh perorangan atau kelompok swasta. Tujuan utama dari perusahaan ini adalah untuk mendapatkan laba. Perusahaan swasta dapat dibedakan menjadi dua, yaitu perusahaan non-tunai dan perusahaan tunai. Perusahaan non-tunai adalah perusahaan yang tidak menghasilkan barang atau jasa yang dapat disentuh secara fisik, seperti perusahaan keuangan seperti bank atau asuransi. Sedangkan perusahaan tunai adalah perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa yang dapat disentuh secara fisik, seperti perusahaan manufaktur atau perdagangan.

3. Perusahaan Gabungan

Perusahaan gabungan atau joint venture merupakan perusahaan yang dibentuk oleh dua atau lebih perusahaan dengan tujuan untuk melaksanakan suatu proyek tertentu. Biasanya perusahaan gabungan dilakukan dalam skala besar, seperti proyek konstruksi atau pengadaan suku cadang mobil. Pihak-pihak yang terlibat dalam persyaratan perusahaan gabungan biasanya bekerja sama dalam segala aspek, termasuk pengambilan keputusan, pengendalian operasional, pembagian laba, dan penyelesaian masalah.

Dalam membangun perusahaan, hal yang penting adalah memilih jenis organisasi perusahaan yang tepat sesuai dengan sumber dan tujuan perusahaan. Keputusan yang baik dalam memilih jenis organisasi perusahaan akan membawa dampak yang positif bagi perusahaan tersebut.

Jenis-Jenis Organisasi Perusahaan Berdasarkan Kegiatan Usahanya

Organisasi perusahaan adalah suatu struktur yang sangat penting terutama bagi perusahaan yang hendak beroperasi. Ada banyak jenis organisasi perusahaan yang bisa dipilih dan diadopsi oleh suatu perusahaan tertentu sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik usaha yang dimiliki. Berikut adalah beberapa jenis organisasi perusahaan berdasarkan kegiatan usahanya:

  1. Perusahaan Dagang (Trade Company)
  2. Perusahaan Dagang adalah suatu entitas bisnis yang bergerak dalam bidang jual beli barang atau produk dari pihak lain. Jenis organisasi perusahaan ini termasuk yang paling umum atau sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Contoh perusahaan dagang yang populer di Indonesia adalah Alfamart dan Indomaret.

  3. Perusahaan Manufaktur (Manufacturing Company)
  4. Perusahaan Manufaktur merupakan organisasi perusahaan yang bertujuan untuk menghasilkan barang atau hasil produksi dalam bentuk massal. Jenis organisasi perusahaan ini melibatkan pengolahan bahan mentah menjadi produk jadi atau produk setengah jadi. Contohnya adalah PT. HM Sampoerna Tbk yang bergerak di bidang manufaktur rokok.

  5. Perusahaan Jasa (Service Company)
  6. Perusahaan Jasa adalah organisasi perusahaan yang menyediakan jasa atau layanan kepada konsumen. Jenis organisasi perusahaan ini lebih fokus pada pengalaman pelanggan dalam penggunaan jasa yang ditawarkan. Contoh perusahaan jasa yang populer di Indonesia adalah Grab dan Traveloka yang terkenal dalam penggunaannya pada bidang transportasi dan perjalanan.

  7. Perusahaan Non-Profit (Non-Profit Company)
  8. Perusahaan Non-Profit adalah entitas bisnis tanpa tujuan pengembalian laba atau profit. Jenis organisasi ini biasanya dibentuk untuk kepentingan sosial, misalnya badan amal dan lembaga sosial. Contoh dari perusahaan non-profit di Indonesia adalah Yayasan Kesehatan Pratama Husada.

Jenis-Jenis Organisasi Perusahaan Berdasarkan Jangkauan Operasionalnya

Organisasi perusahaan memiliki banyak bentuk atau jenis, termasuk berdasarkan jangkauan operasionalnya. Berikut ini adalah beberapa jenis organisasi perusahaan berdasarkan jangkauan operasionalnya:

1. Organisasi Perusahaan Lokal

Organisasi perusahaan lokal adalah organisasi yang beroperasi di wilayah atau daerah tertentu saja. Organisasi ini memiliki jangkauan operasional yang terbatas dan hanya beroperasi dalam skala kecil.

2. Organisasi Perusahaan Regional

Organisasi perusahaan regional adalah organisasi yang beroperasi di beberapa wilayah atau daerah. Organisasi ini memiliki jangkauan operasional yang lebih luas dibandingkan dengan organisasi lokal.

3. Organisasi Perusahaan Nasional

Organisasi perusahaan nasional adalah organisasi yang beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. Organisasi ini memiliki jangkauan operasional yang sangat luas, mencakup seluruh daerah di Indonesia.

4. Organisasi Perusahaan Multinasional

Organisasi perusahaan multinasional adalah organisasi yang beroperasi di beberapa negara. Organisasi ini memiliki jangkauan operasional yang sangat luas, mencakup banyak negara di dunia. Organisasi ini memiliki ciri khas dalam pengaturan internal dan pengambilan keputusan, di mana keputusan diambil oleh manajemen pusat dan diimplementasikan oleh anak perusahaan di berbagai negara.

Dalam memilih jenis organisasi perusahaan, perlu dipertimbangkan beberapa hal seperti skala operasional, tujuan perusahaan, dan strategi bisnis yang akan dijalankan. Setiap jenis organisasi perusahaan memiliki kelebihan dan kelemahan yang berbeda-beda dan bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Jenis-Jenis Organisasi Perusahaan Berdasarkan Struktur Organisasinya

Perusahaan yang berhasil biasanya memiliki jenis organisasi perusahaan yang baik dan bersih sehingga dapat menunjang kegiatan operasional perusahaan tersebut. Dalam hal ini, struktur organisasi yang tepat sangat penting untuk menentukan kesuksesan perusahaan. Berikut adalah beberapa jenis organisasi perusahaan berdasarkan struktur organisasinya:

1. Organisasi Linear

Organisasi Linear atau yang sering disebut juga organisasi jajaran tunggal adalah jenis organisasi di mana setiap pegawai melapor kepada satu atasan langsung. Struktur ini cocok bagi perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur atau produksi dengan kegiatan operasional yang sederhana.

2. Organisasi Fungsional

Organisasi fungsional adalah jenis organisasi perusahaan di mana fungsi atau departemen yang berbeda dibentuk, seperti departemen Produksi, Pemasaran, Keuangan, dan HRD. Setiap departemen bertanggung jawab atas tugas dan fungsinya masing-masing. Struktur ini cocok bagi perusahaan yang memiliki banyak produk atau jasa yang ditawarkan.

3. Organisasi Matriks

Organisasi Matriks adalah jenis organisasi perusahaan di mana terdapat beberapa atasan untuk setiap pegawai, yang bertanggung jawab pada beberapa proyek sekaligus dalam periode waktu tertentu. Struktur ini cocok untuk perusahaan yang membutuhkan fleksibilitas dalam mengadakan proyek.

4. Organisasi Tim

Organisasi Tim adalah jenis organisasi perusahaan yang dikelompokkan berdasarkan fungsi atau proyek tertentu. Semua anggota tim saling bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Struktur ini cocok untuk perusahaan yang bergerak di bidang kreatif atau daur ulang.

5. Organisasi Virtual

Organisasi Virtual adalah jenis organisasi perusahaan yang terdiri dari sekelompok orang yang bekerja dari berbagai tempat di seluruh dunia, yang terhubung melalui teknologi informasi. Struktur ini cocok bagi perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi yang tidak memerlukan kantor fisik.